Kenali tanda anak kurang gizi dan solusinya

Kenali tanda anak kurang gizi dan solusinya

Dalam masa pertumbuhannya, anak – anak membutuhkan asupan nutrisi yang cukup beragam. Namun terkadang, asupan makanan hariannya masih belum memberikan kebutuhan gizi yang cukup sehingga menimbulkan masalah anak kurang gizi ataupuan gizi buruk. Hal ini tentunya harus segera di tangani agar tidak memberikan dampak yang lebih buruk.

Ngomong – ngomong, apa sih yang dimaksud dengan anak kurang gizi? Kurang Gizi adalah dampak yang timbul dikarenakan kebutuhan gizi anak yang tidak terpenuhi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Bahkan kurang gizi bisa menjadi lebih parah saat anak mengalami penyakit infeksi.

Selain itu, anak kurang gizi memberikan dampak yang cukup buruk bagi pertumbuhan dan juga perkembangan otak. Untuk itu, setiap orang tua harus benar – benar memperhatikan tumbuh kembangnya anak. Sekaligus kenali juga gejala – gejalannya seperti :

  1. Napsu makan yang berkurang. Anak yang mengalami kurang gizi maupun gizi buruk, biasanya di tandai dengan napsu makan yang menurun ataupun rendah.
  2. Pertumbuhan yang lambat. Hal ini mencakup pada berat dan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan umurnya.
  3. Kehilangan lemak dan juga massa otot tubuh
  4. Emosi yang tidak setabil, seperti menjadi mudah marah, terlihat lesu. Bahkan bisa juga ditandai dengan kondisi menangis yang berlebihan.
  5. Sulit berkonsentrasi
  6. Pipi dan mata menjadi cekung serta kulit dan rambut terasa kering. Bahkan rambut menjadi mudah rontok.
  7. Daya tahan tubuh menjadi rendah sehingga rentan timbulnya gejala penyakit pada tubuh. Selain itu, proses penyembuhan juga cenderung menjadi lama.
  8. Resiko komplikasi meningkat jika melakukan operasi.

Jika menemukan gejala – gejala seperti yang di sebutkan di atas, maka orang tua sebaiknya merasa waspada dan segera melakukan sesuatu untuk menghatasinya. Misalnya dengan melakukan hal hal berikut :

  1. Untuk bayi yang masih berada di bawah usia 6 bulan dapat di tangani dengan memberikan asi secara eksklusif. Namun jika selama dua bulan berturut – turut sama sekali tidak ada perubahan, maka segeralah konsultasikan kepada dokter.
  2. Bayi di atas usia 6 bulan yang mengalami kurang gizi maka solusi yang diberikan adalah dengan meningkatkan asupan energi, protein, karbohidrat, cairan, vitamin dan mineral secara bertahap sehingga masalah kurang gizi tersebut bisa teratasi.
  3. Jika anak berusia satu tahun keatas, maka solusi yang diberikan adalah dengan pengobatan yang bisa di lakukan dengan cara mengubah pola makan anak menjadi lebih ketat, memberikan suplemen pada anak, serta terus memantau pekembangan dan status gizi anak.

Selain itu, pada dasarnya masalah kurang gizi anak bisa dijaga. Yaitu dengan menyeimbangkan gizi makanan yang terdiri dari emat kelompok utama yakni buah – buahan dan sayuran, makanan sumber karbohidrat, makanan sebagai sumper protein dan juga susu dan produk susu lainnya.

5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Anak Selama Pandemi Previous post 5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Anak Selama Pandemi
Variasi Mesin Kopi Otomatis Dolce Gusto dan Harganya Next post Variasi Mesin Kopi Otomatis Dolce Gusto dan Harganya